Sometimes we need to take a deep breath to rethink anything that has happened to us. It seems that some problems need us to pay more attention, while others need more time to be analyzed. On the other hand, you also need to keep your feelings neutral and normal. Who said it was easy? not really. Then, who will support you? My god. I have nothing to do but pray.
Don't let the problems play too hard and too long in your mind. At least speak to someone whom you can trust. Calm yourself by finding an easy, comfortable corner to avoid being annoyed by people's noise. Do something that really releases your mind and feelings. Writing, reading, sleeping, or even just sitting still somewhere you like, and being absent-minded. Just ignore all the routines for a moment. Try to explain to your family that you need a little bit "Me Time."
Don't push yourself too hard that you have to be always strong to face all of life's challenges. We are human. It's very natural and humanistic if we need others' help sometimes to ease our difficulties. Or if you choose to share your mind with someone, just remember one thing: make sure that he or she is the right one. Not someone who will cause new troubles in your life and who can show empathy to you, not someone who will make fun of your problems.
Life goes on. Learn from the storm. It comes and goes in turn. All the mess will be organized again, though you need more time.
Apakah anda pernah punya pengalaman menghadapi orang yang arogan dan suka menilai sesuatu sesuka hatinya, bahkan menyebarkan penilaiannya yang tidak jelas tersebut kepada orang lain? Dan konyolnya lagi, ada orang yang langsung percaya begitu saja dengan orang-orang tukang fitnah yang suka membawa kabar angin tidak jelas ini, tanpa konfirmasi ataupun mencari data terlebih dahulu.
Bagi anda yang pernah bertemu dengan makhluk seperti ini, tentu dongkolnya luar biasa. Karena tidak jarang mereka menimbulkan kerugian moril maupun materil terhadap orang yang dijadikan korban. Lalu bagaimana kita menghadapi orang bermasalah seperti ini? Mari kita coba beberapa langkah berikut ini:
Tetap melakukan yang terbaik
Yakinkan diri anda untuk tetap berada di jalur yang benar dan melakukan hal yang terbaik. Pastikan anda tidak membuat kesalahan yang bertentangan dengan agama, aturan, serta norma dan nilai. Tidak perlu terlalu fokus dengan gangguan dari orang-orang menyebalkan seperti itu, sehingga membuat anda kehilangan konsentrasi dalam menjalani aktivitas sehari-hari dan dalam berkarya, karena apabila demikian, anda hanya akan mengalami banyak kerugian dan kemunduran. Tentunya pihak yang tidak sejalan dengan anda akan semakin senang melihat kondisi anda yang seperti itu. Percayalah bahwa benar adalah benar dan salah adalah salah. Sesungguhnya mereka tidak akan pernah tertukar, apabila kita melihatnya dengan segenap rasa dan pikiran yang jernih.
Interaksi bermutu
Sedapat mungkin hindari banyak berinteraksi dengan orang yang berpotensi hanya akan menimbulkan masalah dalam hidup anda. Kalau perlu keluar dari lingkungan yang tidak sehat tersebut demi kesehatan lahir dan batin anda. Namun, apabila menghindar sudah tidak bisa dilakukan, cukup lakukan interaksi seperlunya saja, dan tetap waspada dengan segala kemungkinan, sehingga anda bisa punya solusi apabila sewaktu-waktu orang tersebut menjadi sumber masalah untuk anda.
Selalu berwawasan terbuka
Tidak ada satupun yang sempurna di dunia ini. Setidaknya anda mendapatkan pengalaman dalam menghadapi orang-orang tersebut. Pengalaman akan memperkaya wawasan anda, bahkan membuka ruang untuk melakukan refleksi terhadap diri sendiri. Mungkin ada hal yang juga perlu diperbaiki dari dalam diri anda. Walaupun jalannya melalui cara yang tidak menyenangkan.
Berpikiran positif terhadap apa yang terjadi dan terhadap diri sendiri
Berkaitan dengan poin ketiga, masalah akan selalu ada dalam hidup. Kedatangannya bisa saja sebagai teguran maupun sebagai cobaan. Jangan biarkan diri terus menerus terpuruk oleh penilaian dan prasangka buruk orang lain. Jadikan hal ini sebagai cambuk dalam upaya memperbaiki kualitas diri secara berkesinambungan. Ikuti kegiatan yang memberikan dampak positif bagi anda.
Abaikan suara-suara sumbang yang terlalu mengganggu dan tidak berdasar.
Apabila anda sudah melakukan segala upaya terbaik, anda bisa mempertimbangkan untuk mengabaikan saja segala bentuk kebohongan, gosip, fitnah, dan yang sejenis lainnya. Mungkin masalahnya bukan pada anda, tapi pada orang-orang dengan tanda kutip tersebut. Ingat! Ada pepatah yang mengatakan "Anjing menggonggong, kafilah tetap berlalu" dan "Tong kosong nyaring bunyinya".
Mempertimbangkan jalur hukum
Untuk kasus tertentu yang sudah terlalu mengusik ketenangan dan semakin tidak terkendali, sehingga mendatangkan kerugian yang cukup besar, ada baiknya anda mulai melirik penggunaan jalur hukum. Anda bisa berkonsultasi dengan pihak resmi yang berkompeten dalam bidang ini untuk mendapatkan solusi yang terbaik.
Percaya pada kekuatan doa.
Berusaha dan berdoa, adalah kunci. Usaha tanpa doa adalah kesombongan, dan doa tanpa usaha adalah sia-sia. Sebagai makhluk yang banyak kelemahan dan kekurangan, sudah mutlak kita tidak akan sanggup melawan semua gangguan dan menyelesaikan semua masalah sendirian. Andalkan dan mohonlah bantuan kepada Yang Maha Kuasa. Tak ada gunanya berharap pada manusia dan apapun selain Allah, karena seringkali hanya menimbulkan kekecewaan dan tidak maksimal. Ikhlaskan dan serahkan saja kepada Yang Maha Kuat untuk memberikan didikan yang paling tepat bagi orang-orang yang suka mempersulit hidup orang lain. Dengan demikian, hati kita jadi lebih tenang serta energi dan waktu juga tidak terbuang percuma. Kita bisa mengerjakan hal lain yang lebih berguna.
Semoga semua tips tersebut bisa memberikan manfaat dan pencerahan bagi kita bersama, terutama saat kita menghadapi masalah seperti yang diuraikan di atas. Tetap semangat dan pantang menyerah!
When you walk certain paths, it's not as simple as you think. You may assume you are doing your best for the others, but it might be invisible for them.
Most people don't look at the process. They don't give you a chance to explain the reason. They don't trust you enough to listen to your reasons. Even worse, they blame you for the imperfect things. Even for the things that you thought as the best efforts to please them. They are only focus on the results.
That's the contrary facts they did when they talk about respecting the process. It feels a little bit unfair for you to go through this way, but you have to move forward. Don't let the troubles stop and block your way. Strengthen yourself that you are worthy to reach your aspirations.