Labels
- A Brief Thought (23)
- Art (6)
- Civics (2)
- Cooking (11)
- Education (6)
- Experience (16)
- Health (1)
- Islamic Studies (3)
- Kelas Menulis (11)
- Linguistics (2)
- Literature (4)
- Lomba Blog Nasional 2021 AISEI Writing Club (1)
- Mathematics (2)
- Platforms (3)
- Poems (26)
- Science (2)
- Social Studies (5)
Friday, 17 July 2026
Doa
Monday, 22 December 2025
Puisi Cinta untuk Ibu
Seluruh cinta, sepenuh hati,
untuk semua Ibu
yang penuh asa dan kasih sayang
di muka bumi ini.
Tetaplah bahagia di sepanjang hidupmu.
Kuatlah batin dan ragamu.
Bertahtalah dengan kesucian hatimu
dalam jiwa orang-orang
yang menghargai setiap jejak langkah
perjuangan yang telah kau tapaki.
Tak pernah cukup kata yang indah
untuk menggambarkan rasa
terima kasihku karena pernah memilikimu.
Terangkai dalam doaku
bagi engkau yang menjadi Ibuku,
selalu dan selamanya.
Oleh DYH7
22 Desember 2025
Sunday, 8 June 2025
Pencarian
Sebuah puisi oleh DYH7
Sunday, 25 May 2025
Aku dan Renungan
Saturday, 14 December 2024
Tajam
Ada kata-kata perih terucap dari mulut kalian yang tajam.
Kalian lontarkan bagai peluru melesat kuat,
tanpa berpikir dua kali,
atau bahkan tanpa berpikir sekalipun.
Kalian benarkan ucapan dan prasangka buruk kalian
sebagai bentuk ekspresi diri,
yang sedang membuang sampah dan kotoran dalam hati serta pikiran.
Tak pernah kalian lihat
bagaimana kami menjaga kebanggaan yang kalian miliki.
Tak akan kalian pikirkan
goresan luka yang kalian torehkan diperasaan kami
dari caci maki selama ini.
Pandainya kalian merasa berhak dan benar
dengan mengandalkan logika
yang tidak jelas ukuran kebenarannya itu.
Simpan saja semua rasa bangga dan jumawa itu
untuk diri kalian sendiri,
sampai Tuhan memberikan pelajaran yang tepat
buat kalian rasakan dan renungkan.
Sebuah puisi oleh DYH7
14 Desember 2024
Saturday, 16 November 2024
Rumit
Lihatlah!
Kita makin lihai dan pintar dalam berbohong.
Mengatur strategi agar tidak ketahuan.
Makin ahli dalam mencari kesalahan masing-masing.
Mengorek-ngorek borok masa lalu.
Saling serang dan bertahan dengan ego yang kita miliki.
Prasangka buruk bukan lagi barang baru dalam hubungan kita.
Jatuh bukan untuk bangkit, namun untuk jatuh kembali.
Berjalan terseok-seok dan tertatih-tatih.
Mengusap air mata sendiri atau membiarkannya diseka oleh angin.
Ironi, dengan apa yang kita perlihatkan pada dunia.
Mungkin kita bisa disebut dengan makhluk paling munafik di bumi.
Tidak lelah dalam berpura-pura dan bersilat lidah.
Hasilnya? Tentu seperti biasa.
Tidak ada empati, pengertian, cinta, apalagi kasih sayang yang tercermin dalam sebagian besar ucapan dan tindakan kita.
Dan kita terus berputar-putar dalam lingkaran setan yang memuakkan ini.
Dilema panjang antara mengingat kebaikan yang pernah ada dan membayangkan kecurangan yang mungkin ada.
Apakah kita tidak menemukan jalan kompromi lagi?
Sebenarnya tidak adakah rasa yang tersisa atau memang kita tidak pernah saling memiliki rasa apa-apa?
Sebuah puisi oleh DYH7
Sunday, 1 September 2024
Diari Seorang Remaja
Diam, aku tak akan bilang.
Bahwa aku memandangmu dari sini.
Sembunyi-sembunyi
mencari tahu tentang dirimu.
Secara rahasia mengikuti,
walaupun itu hanya bayang-bayangmu.
Aku tak akan bilang,
bahwa tak sengaja
kau sering terlintas dalam pikiranku,
dan entah mengapa
engkau tersimpan dalam hatiku.
Aku tak mau kau tahu,
rasa bahagia yang membuncah
dan menguar kuat
saat ada dirimu di sekitarku.
Kau tak perlu tahu
kalau aku tiba-tiba jadi puitis,
merangkai kata indah,
dan menyanyikan lagu cinta.
Cukup kau tahu semua terlihat biasa saja.
Sudahlah begitu saja.
Sebuah puisi oleh DYH7
1 September 2024
Saturday, 27 July 2024
Di Sudut Ruangan
Aku duduk di sudut ruangan.
Aku duduk diam-diam, sengaja tak mengeluarkan suara.
Kehadiranku makin tersembunyi, tak terlihat diantara "orang-orang penting" yang ramai bermunculan.
Kadang aku tersenyum sebagai tanda ikut bahagia bila ada kabar gembira.
Aku mengamati seisi ruangan dari sini.
Ada banyak raut wajah yang seolah-olah bisa kubaca.
Wajah senang, sedih, bangga, marah, datar, hingga takut.
dan aku yang ada di sudut ruangan, hadir sebagai seorang pelengkap.
Sebuah puisi oleh DYH7
Tuesday, 16 July 2024
Untuk Sebuah Kesombongan
Saturday, 8 June 2024
Aku, Kata, dan Waktu
Saturday, 18 November 2023
Selamat Hari Ayah
Tanggal 12 November 2023, ramai saya lihat orang-orang memposting tentang hari ayah. Macam ragam ucapan yang dan panggilan yang saya baca: Selamat Hari Ayah, Happy Father's Day, Ayah adalah pahlawan, Papa, Abi, Daddy, dan lain-lain. Ada yang menyampaikan dalam bahasa Indonesia, Inggris, dan lainnya.
Hati saya merasa tergelitik untuk menulis sesuatu yang berkaitan dengan hari ayah ini. Ayah buat saya adalah sosok yang selalu di hati tentunya. Dengan bagaimanapun situasi dan kondisinya. Ayah saya sudah cukup lama wafat. Yang bisa saya lakukan saat ini adalah mengirimkan Al Fatihah dan doa untuk Ayah. Saya sayang Ayah apa adanya.
Friday, 11 August 2023
Sebuah Rasa Kecewa (Yang Berusaha Untuk Disimpan)
Tuesday, 18 July 2023
Batu Karang
Saturday, 19 November 2022
Jingga
Semburat jingga di langit biru.
Memberi rona baru dalam langkah kakiku.
Semoga kehangatan warnanya
terasa nyata merengkuh diri.
Kuterima hadirmu sebagai awal baru.
Yang muncul sebening embun pagi
menyambut mentari.
Dilingkup hawa segar udara pagi.
Selamat datang jingga di pagi hari.
