Setelah bergulat cukup lama
dengan rasa sedih dan terhina.
Aku lantunkan doaku ke langit tinggi,
menuju singgasana-Mu
wahai Yang Maha Mendengar.
Banyak hal yang tadinya aku tahan,
lalu aku adukan kepada-Mu.
Ternyata aku tak setahan itu,
ternyata aku tak sekuat itu.
Di dalam doa, aku senang bisa menangis.
Menangis sampai puas,
hingga perasaanku lega.
Hanya di dalam doa,
Aku bisa menyampaikan ceritaku
sejujur-jujurnya,
tanpa merasa takut akan dihakimi.
Dalam sebuah doa,
aku bisa mengurut satu persatu
rasa sedih dan kesulitan
tanpa perlu ditutup-tutupi.
Aku tak sanggup bila tak berdoa pada Mu,
Ya Rahman, Ya Rahiim.
Berdoa pada Mu,
adalah obat penenang bagi jiwaku.
No comments:
Post a Comment